Makalah Tentang Psikologi Belajar

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah, pencipta dan pengatur alam semesta karena dialah yang berhak menerima pujian itu dan kepada-Nya lah kita memohon pertolongan. Shalawat dan salam teruntuk pula bagi Nabi Muhammad SAW yang telah membawa petunjuk bahagia keatas alam dunia. Untuk keselamatan prikemanusiaan seluruhnya. Demikian pula ucapan selamat atas keluarga dan sahabatnya, pengikut dan pemegang agamanya sampai datangnya hari mahsyar.
Dengan selesainya makalah ini semoga makalah ini bermanfaat dan mampu meningkatkan kreatifitas bagi siapa saja yang membacanya dan tidak lupa pula ucapan terima kasih kepada semua pihka yang telah membantu demi terselesainya makalah ini. Namun demikian kami menyadari akan kelemahan sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat kesalahan-kesalahan, oleh karena itu kritik dan saran yang kontruktif dari pembaca semua sangatlah kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.
Akhirnya semoga Allah selalu melimpahkan pertolongannya dan petunjuknya dalam isaha menuju keridho’annya. Amin ........... ya Robbal Alamin.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan Penulisan

BAB II PEMBAHASAN
2.1 PAI Sebagai Pembelajaran Nilai

DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Pendidikan adalah sebuah program yang mengandung komponen visi dan misi tujua kurikulum proses belajar mengajar guru, murid, sarana dan prasarana, biaya, kerja sama, dll. Dari berbagai komponen pendidikan di atas memiliki hubungan fungsional antara satu dengan yang lain. Dari sekian banyak komponen pendidikan yang paling menentukan yaitu komponen sumber daya manusia (SDM) yang dalam hal ini guru, karena gru demikian penting dan sangat menentukan keberhasilan pendidikan, apabila pendidikan mempunyai guru yang professional sudah tentu akan menghasilkan lulusan yang baik sesuai jurusan masing-masing.
PAI diharapkan agar mempertegas perannya disekolah agar mendapatkan wawasan yang lebih luas. Peserta didik untuk itu sebuah pendidikan harus mampu memberikan materi-materi pelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Melihat masalah diatas disini kami sebagai pemakalah akan mencoba mengangkat tentang pendidikan agama Islam sebagai pembelajaran nilai.

1.2 Tujuan
- Untuk mengetahui pembelajaran nilai dari pendidikan agama Islam.
- Untuk memenuhi tugas terstruktur yang diberikan oleh dosen.

BAB II
PEMBAHASAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEBAGAI PEMBELAJARAN NILAI

2.1 Peran Pendidikan Agama Islam
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang berguna bagi nusa dan bangsa.
Pendidikan agama Islam di sekolah dalam pelaksanaan masih menunjukkan permasalahannya yang kurang menyenangkan, seperti halnya proses pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah saat ini masih sebatas penyampaian pengetahuan tentang “PAI” hanya sedikit yang arahnya pada proses yang mengarah pada nila-nilai Islam. Pada diri siswa hal ini dapat di lihat dari proses pembelajaran yang dilakukan guru/dosen masih dominant ceramah.
Maka dari itu untuk merealisasikan pelaksanaan pendidikan agama Islam guru dituntut untuk menguasai pengetahuan yang memadai dan teknik-teknik mengajar yang baik agar dia mampu menciptakan suasana pengajaran yang efektif dan efisien atau dapat mencapai hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.
Melihat kenyataan dilapangan, sebagaimana besar teknik dan suasana pengajaran diskeolah-sekolah yang digunakan para guru kita tampaknya lebih menghambat untuk memotivasi potensi otak. Sebagai contoh seorang peserta didik hanya disiapkan sebagai seorang anak yang harus mau mendengarkan, mau menerima seluruh informasi dan mentaati segala perlakuan kurangnya budaya dan mental seperti ini pada gilirannya membuat siswa tidak mampu mengaktivasi kemampuan otaknya, sehingga mereka tidakmemiliki keberanian menyampaikan pendapat, lemah penalaran dan tergantung pada orang lain.
Seorang pendidik harus mampu memilih metode dan teknik yang akan dipergunakan dan teknik tersebut harus dapat memotivasi serta memberikan kepuasan bagi anak didiknya seperti hasil dan prestasi belajar siswa yang semakin meningkat.
Untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut perlu diterapkan alternative guna mempelajari PAI yang kondusif dengan suasana yang cenderung rekreatif sehingga memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi siswa. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa pada materi PAI yaitu dengan penerapan teknik Learning Community.
Oleh karena itu PAI harus mempertegas perannya di sekolah terutama mewujudkan rumusan tujuan diatas. Jika tidak bias PAI dianggap tidak perlu bahkan tidak menutup kemungkinan PAI dihapuskan. Untuk mempertegas peran PAI tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
1. PAI bukanlah mata pelajaran tambahan akan tetapi sebagai mata pelajaran inti
2. PAI harus lebih berorientasi kepada pengamatan dari pada pengetahuan atau pemahaman
3. PAI diharapkan mampu bekerja sama dengan seluruh komponen sekolah, baik dengan unsur pimpinan maupun dengan sesama guru bidang studi.
4. PAI harus mampu mewarnai mata pelajaran lain.
Dengan upaya seperti ini peran PAI disekolah umum diharapkan semakin jelas dan tegas dalam mewujudkan peserta didik yang mampu menerapkan ajaran agama Islam niscaya ilmu itu akan mendatangkan manfaat.
Karena nilai-nilai agama itu bermuatan pembelajaran karakter agar manusia terdidik menjadi insan yang pandai mengendalikan diri dan tidak berlebihan.

DAFTAR PUSTAKA


Ramayulius.1992. Ilmu Pendidikan Islam. Kalam Mulia:Jakarta

0 komentar:

Post a Comment